JEMBER – Robohnya Rumah Toko (Ruko) Kali Jompo Jember pada Senin 02/03/2020 akibat tergerusnya pondasi bangunan oleh aliran Kali Jompo, berdampak pada putusnya jaringan Listrik dan saluran air Perusahaan Daerah Air Minum  (PDAM) Jember.

Untuk masyarakat yang terdampak putusnya jaringan pipa utama PDAM menurut Kepala PDAM Jember Adi Setiawan, awalnya yang terdampak sekitar 1500 Pelanggan, namun dengan dilakukannya rekayasa saluran yang menuju Jalan Samanhudi (Lokasi Perkampungan Belakang Ruko Jompo yang dibongkar) sehingga tinggal 200 KK yang salurannya putus.

Dalam seharinya kita melakukan droping menggunakan 5 armada truck Tanki air, per Tanki berisi 5000 liter, sehingga setiap hari untuk 200 KK tersebut kita melanyani sebanyak 15.000 Liter air bersih, dengan pelayanannya dibantu oleh prajurit TNI Kodim 0824/Jember. Kata Adi Setiawan.

Sementara itu Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami wawancarai terkait kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa semua dampak mang sudah kita upayakan diminimalisir, sebagai bagian dari kehadiran kita pemerintah saat masyarakat membutuhkan atau terkendala.

Kita dukung personel TNI disitu untuk membantu pendistribusian air bersih dari  mobil tannki ke wadah-wadah air yang dibawa oleh warga masyarakat, kita akan bantu layani hingga saluran air kembali normal dan mampu mengaliri seluruh perumahan warga yang terdampak tersebut. Kata Dandim 0824/Jember selaku Komandan Pengamanan evakuasi reruntuhan ruko yang sudah roboh dan pembongkaran Ruko yang rawan roboh tersebut. (Siswandi)

 

 

 24 total views,  1 views today

Leave a Reply