JEMBER – Sejak robohnya Pertokoan Kali Jompo pada 2 Maret 2020 yang lalu, kini memasuki tahap pengangkatan beton-beton besar reruntuhan yang berada di aliran Kali Jompo, dengan mengerahkan secara keseluruhan peralatan berat yang bertugas melakukan percepatan pekerjaan. Hal ini sesuai pemantauan kami pada Senin 09/03/2020.

Menurut Staf Balai Besar Penelitian Jalan Nasional (BBPJN) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Abdul Mujahidin, pengerjaan pembongkaran pertokoan ini dilaksanakan secara all out, semua peralatan kita kerahkan, dan pembongkaran pertokoan yang masih berdiri sudah dapat diselesaikan, kini tinggal reruntuhan beton-beton besar yang berada di aliran Kali Jompo tersebut.

Saat kami tanyakan kira-kira memakan waktu berapa hari, Abdul Mujahidin menargetkan 3 hari selesai, namun itu kalau cuaca tidak hujan dan arus air Kali Jompo tidak terlalu deras, akan kita kerjakan secara hati-hati, karena kalau sampai plat beton besar yang ambles tersebut runtuh ke aliran Kali Jompo, akan berakibat banjir dikawasan perkotaan, sehingga harus ekstra hati-hati dalam penanganannya.

Sementara itu Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin yang setiap harinya selalu melakukan pengecekkan terhadap proses evakuasi reruntuhan pertokoan Kali Jompo tersebut, saat kami wawancarai  menyampaikan, bahwa tadi  Komandan Pelaksana Pengamanan Kapten Inf Agus Suhartoyo sudah saya perintahkan untuk memperketat pengamanan.

Utamanya pada lokasi-lokasi obyek pekerjaan teknis, agar tim teknis dapat bekerja secara leluasa, sehingga pekerjaan dapat dilakukan percepatan dan tidak terkendala atau terganggu masyarakjat yang berupaya ingin melihat dari dekat, kita harus perketat, agar cepat selesai. Tegas Dandim 0824/Jember. (Siswandi)

 54 total views,  1 views today

Leave a Reply