JEMBER – Dalam rangka mencegah dan menangkal (Cekal) berkembang dan penularannya virus Corona di Kabupaten Jember, Pemerintah Kabupaten Jember  sesuai hasil rapat koordinasi Forkopimda dengan instansi terkait, memutuskan prosedur dan langkah-langkah dalam rangka mencegah penularan dan berkembangnya virus Corona (Covid-19).

Terkait hal tersebut, bertempat di Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) Jember di Acara Opini dan Aspirasi (OPSI) pada Selasa 17/03/2020 dengan narasumber Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin bersama Kepala Dinas Kesehatan Kab Jember Dyah Kusworini, dengan topik dialog mencegah dan menangkal perkembangan dan penularan covid-19.

Pada kesempatan tersebut Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menegaskan, bahwa dalam rangka ceekal penularan maupun berkembangnya virus Corona ini, kearin Minggu (15/03) setelah ada anjuran dari atas, kita Forkopimda bersama Dinas Kesehatan, para Kepala Rumah Sakit di Kab. Jember, tim ahli dari Fakultas  Kedokteran Universitas Jember dipimpin Bupati, kita mengadakan rapat Koordinasi untuk menentukan prosedur langkah-langkah pencegahan penularan covid-19 tersebut.

Dalam pelaksanaannya tentu saja kita berharap masyarakat tidak.panik, karena dalam menjalankan prosedur pencegahan penularan covid-19 tersebut perlu tanggung jawab semua pihak, perlu soliditas masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dengan membusayakan dengan enam langkah tata cara cuci tangan, kalau bersin mulut kita tutup tisu atau siku dan lain-lain, sehingga benar-benar efektif untuk mencegah penularan dan perkembangan covid-19.

Sementara itu menurut Kepala Dinas Kesehatan Kab Jember Dyah Kusworini, untuk wilayah Kab Jember, hingga saat ini orang dalam resiko masih relatif tinggi yaitu 242 orang, untuk itu ini perlu kesadaran masyarakat untuk benar-benar mematuhi prosedur-prosedur agar anak-anak  tetap belajar didalam rumah selama libur, masyarakat tidak melakukan aktifitas yang tidak terlalu penting diluar, banyak berada dirumah.

Kemudian untuk orang dalam pengawasan ada sekitar 16 orang dan untuk pasien dalam pengawasan ada 3 orang, dari tiga pasien tersebut, 2 orang baru masuk untuk sample nya sedang dilakukan pencermatan dan untuk yang satu orang sesuai hasil penelitian hasilnya negatif dan sudah kita pulangkan, dan dari data tersebut, adalah untuk Jawa Timur bagian timur, karena RSUD dr. Soebandi merupakan rumah sakit rujukan di Jawa Timur Bagian timur, sehingga termasuk data dari kabupaten diluar Jember.

Acara dipandu penyiar ternama Sanjoko Adi, suasana dialog dengan pendengar melalui line tilpon 0331-336622 mendapat antusias dari pendengar diberbagai pelosok desa di Kabupaten Jember, dan dari pendengar kebanyakan memberikan motivasi dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah bersinergi dengan Kodim 0824/Jember dan Polres Jember serta.lintas terkait yang bersama-sama kompak dalam mecekal penularan covid-19. (Siswandi)

 67 total views,  6 views today

Leave a Reply