JEMBER – Dalam rangka mengefektifkan upaca pencegahan meluasnya penularan covid 19 di Kabupaten Jember, 5  pintu masuk wilayah Kabupaten Jember dilakukan screening ketat oleh Tiga Pilar Plus Tim Medis Kec Arjasa terhadap masyarakat yang memasuki Kabupaten Jember dari arah Kabupaten Bondowoso.

Personel yang terlibat pada screening terebut diantaranya Camat Arjasa Herwan Agus Darmanto beserta anggotanya, Kapolsek Arjasa AKP Eko Baasuki beserta anggotanya, Danramil 0824/02 Arjasa Kapten Inf Jarwo Adi Purnomo bersama anggotanya, dan diperkuat oleh 5 Orang Petugas screening dari Puskesmas Arjasa, dan 10 orang anggota Dinas Perhubungan.

Pos screening didirikan di Terminal Bus Arjasa, dan dioperasikan sejak Senin 30/03/2020, dan pada kegiatan Rabu 01/04/2020 hari ini, tampak kesibukan petugas dalam memberhentikan bus yang berpenumpang Santriwan & Santriwati Dari Pondok Pesantren  Nurul Zadid Paiton Probolinggo Sebagai Langkah antisipatif meluasnya penularan  Covid 19, mereka disamping diharuskan melewati bilik disinfectan juga diharuskan bagi semua personal, termasuk 2 bus santriwan dan 2 bus satriwati, yang dikendarainya tidak lepas dari penyemprotan disinfectan.

Danramil 0824/02 Arjasa Kapten Inf Jarwo Adi Purnomo saat kami konfirmasi membenarkan bahwa  begitulah kesibukan setiap harinya di Posko Screening, melakukan penghentian terhadap angkutan umum dan angkutan serta kendaraan lainnya, guna melakukan screening terhadap masyarakat yang memasuki Kabupaten Jember, mereka kita tanya dari mana, mau kemana, kemudian kita lakukan prosedur, dan selama ini belum terdapat warga yang terdampak masuk melalui Pintu Wilayah Arjasa, dan masyarakat juga memahami situasi yang ada sehingga hingga saat ini tidak terdapat kendala serta berjalan dengan lancar.

Sementara itu Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhmmad Nurdin saat kami konfirmasi terkait kegiatan tersebut menyampaikan, bahwa upaya screening tersebut sebagai upaya peningkatan kewaspadaan dan antisipasi terhadap meluasnya covid 19, apalagi Jember  sudah ada yang positif  2 orang, sehingga masuk mriteria daerah zona merah dan dinyatakan Kondisi Luar Biasa (KLB) oleh Bupati Jember.

Untuk itu pada kesempatan ini saya menyampaikan terima kasih kepada Muspika, Puskesmas, Dinas Perhubungan dan semua pihak yang bertugas melakukan screening dipintu-pintu masuk Wilayah Kab Jember,  serta kepada masyaakat saya juga berterima kasih atas kerjasamanya, dengan sama-sama memahami tersebut, maka kita akan mempercepat upaya pencegahan meluasnya covid 19 di Kabupaten Jember ini, dan masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa kembali. Kata Komandan Kodim 0824/Jember. (Siswandi)   

 69 total views,  1 views today

Leave a Reply