JEMBER – Santri yang pulang dari Pondok juga tidak luput dari screening, untuk meyakinkan kondisi kesehatan mereka, namun demikian meskipun sehat mereka diharuskan mengisolasi diri selama 14 hari secara mandiri dirumah, guna mengantisipasi penularan covid 19.

Seperti yang dilakukan oleh Muspika Umbulsari, Camat Firaz Chalid, Danramil 0824/19 Umbulsari Kapten Arm Abd Azis dan Kapolsek Umbulsari, masing-masing mersama anggotanya dan petugas kesehatan dari Puskesmas Umbusari,  melakukan screening terhadap 40 santri yang baru pulang dari Pondok Pesantren Assuniyah Kencong.

Menurut Kapten Arm Abd Aziz, mereka adalah warga masyarakat dari 11 desa di Kec Umbulsari, yang baru pulang liburan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri kerumahnya, namun sebelum sampai dirumahnya kita lakukan screening dahulu, untuk meyakinkan kondisi mereka terjangkit covit 19 apa tidak, hal inio sebagai bagian dari upaya kita dalam memutus rantai penularan covid 19.

Dari 40 orang santri tersebut semuanya dalam kondisi sehat, tidak ada gejala influensa dan lain-lain, dan suhu tubuhnya dibawah 38 derajat, sehingga tidak ada permasalahan, namun demikian mereka tetap kita himbau untuk mengisolasi mandiri sesampai dirumahnya selama 14 hari, rajing cuci tangan pakai sabun dan menjaga phisycal distancing bersama keluarga maupun orang lain, guna memutus rantai penularan covid 19 tersebut.

Menurut Kapten Arm Abd Azis, bahwa kita Muspika dan Puskesmas berserta jajaran kita hingga ketingkat desa, telah melakukan berbagai upaya, diantaranya penyemprotan disinfecktan di parasarana umum, pasar, sekolah dan rumah ibadah, sosialisasi terkait prosedur kewaspadaan agar terhindar dari penularan, serta phisycal distancing yaitu menjaga jarak antar orang serta menghindari kerumunan orang, bahkan kita melaksanakan patroli bersama untuk mengurai masyarakat yang masih berkerumun diwarung-warung dan lain-lain.

Menyikapi kegiatan tersebut Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin, saat kami konfirmasi mengapresiasi terhadap upaya bersama yang dilakukan oleh Muspika diseluruh wilayah Kabupaten Jember, kita bersama-sama melakukan hal serupa dalam rangka menyelamatkan masyarakat Kabupaten Jember dari penularan Covid 19 ini.

Langkan seperti ini memang harus dilakukan secara serentak diseluruh jajaran hingga ditingkat desa, sehingga benar-benar merupakan upaya menyeluruh dalam memutus rantai penularan covid 19, dan hal ini hendaknya dipahami oleh masyarakat dan benar-benar mematuhi protokol kewaspadaan, sehingga kita semua terhindar dari penularan dan segera dapat keluar dari darurat covid 19 ini. (Siswandi)

 

 

 

 90 total views,  1 views today

Leave a Reply