JEMBER – Ragam upaya yang dilakukan diseluruh wilayah Kabupaten Jember dalam rangka Pemutusan rantai penularan Covid 19, dari sosialisasi protokol, penyemprotan disinfecktan maupun pengetatan kawasan phisycal distancing melalui patroli terpadu, dengan sasaran warung, dan tempat lain yang biasa dipakai mangkal anak-anak muda pada malam.hari.

Hal ini dalam rangka memberikan rasa aman masyarakat ditengah pandemi Covid 19, seperti yang dilakukan oleh Camat Rambipuji Sukowinarko, bersama Danramil 0824/13 Rambipuji Kapten Chb Mulyadi, serta Kapolsek Rambipuji yang.melakukan koordinasi dengan Kepala Stasiun Rambipuji, pada Rabu 08/04/2020  guna pengetatan terhadap penumpang yang turun dan memasuki wilayah Jember.

Menurut Kapten Chb Mulyadi saat kami konfirmasi pada Kamis 09/04/2020 menyampaikan, bahwa  upaya tersebut menindak lanjuti arahan Forkopimda Jember serta Keputusan Bupati Jember, yang menetapkan Jember Kondisi Luar Biasa Covid 19, bersamaan dengan masuknya Kabupaten Jember sebagai daerah zona merah, Karena ada penderita yang positif Covid 19.

Meskipun Stasiun Rambipuji ini merupakan stasiun kecil, namun keberadaannya sebagai tempat penurunan penumpang, juga rentan  terhadap penularan kalau tidak dilakukan screening secara sungguh-sungguh, kita Muspika sepakat menyiagakan personel lebih dari biasanya untuk melakukan pengetatan ini.  kata Kapten Chb Mulyadi, untuk itu kemarin (08/04/2020) kita sudah bersilaturahmi Ke Kepala Stasiun Kereta Api Rambipuji, untuk mengkoordinasikan lebih lanjut. Dan kita sepakat untuk meperketat hal tersebut.

Lebih Lanjut Kapten Chb Mulyadi menyampaikan bahwa dirinya baru menjabat beberapa hari Sebagai Danramil 0824/13 Rambipuji, namun pejebat sebelumnya Kapten Inf Ismianto telah menginformasikan kepada saya bahwa, kita Mupika sudah melakukan kegiatan penyemprotan disinfecktan secara menyeluruh hingga ditingkat desa sarana umum, sarana ibadah dan rumah-rumah, sosialisasi serta screening terhadap warga yang baru datang dari luar kota maupun luar negri, dan lain-lainnya.

Sementara itu Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami konfirmasi menyampaikan, bahwa upaya pengetatan seperti ini memang harus dilakukan, bahkan sesuai kebijakan Pemerintah Daerah, Pendatang dari zona merah diperintahkan masuk karantina, di Jember Sport Garden (JSG) sebagai tempat karantina di Jember.

Hal tersebut merupakan bagian dari menyelamatkan masyarakat yang dikarantina itu sendiri, keluarganya dan masyarakat luas, sehingga hal ini harus dipahami bersama, untuk itu Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kewaspadaan dan pencegahan penularan Covid 19 ini menjadi kunci, dalam menyelamatkan masyarakat Jember dari bahaya penularan Covid 19. (Siswandi)

 45 total views,  1 views today

Leave a Reply