JEMBER – Berbagai hal yang dilakuakn sebagai upaya dalam mengantisipasi penularan covid 19 di Kabupaten Jember, terus dilakukan, baik kepda masyarakat maupun kepada komponen pendukung kegiatan kemasyarakat seperti halnya tata cara pemakaman terhadap warga terdampak covid 19, sesuai protokol keswaspadaan agar, petugas pemakaman tidak ikut tertular.

Hal ini dilakukan di Kecamatan Umbulsari Pada Rabu 15/04/2020 di Balai Kec Umbulsari, Muspika Umbulsari terdiri dari Komandan Koramil 0824/19 Umbulsari Kapten Arm Abd Azis, Camat Umbulsari Firaz Cholid dan Kapolsek Umbulsari Iptu Murgianto, bersama Petugas Puskesmas Umbulsari yang melakukan sosialisasi tata cara perlakuan jenazah terdampak covid 19 kepada para modin atau petugas pemakaman.

Tanpa mengurangi syari’at keagamaan, tentunya guna pengamanan diri petugas pengamanan ada hal-hal yang harus lebih diperhatikan, dengan maksud agar para petugas tersebut dapat tetap melaksanakan tugasnya, namun dirinya terlindungi dari bahaya penularan covid 19.

Menurut Komandan Koramil 0824/19 Umbulsari Kapten Arm Abd Azis, hingga saat ini memang belum ada masyarakat Umbulsari yang terdampak dan meninggal dunia, namun demikian segala sesuatu lebih baik kita persiapkan sebelum kejadian, daripada saat kejadian baru kita kerepotan.

Dan dari sosialisasi yang kita lakukan ini yang terpenting adalah bahwa nantinya kalau ada warga terdampak dan meninggal dunia, kita harus tetap membantu dan tidak benar kalau jenazahnya kita tolah, masyarakat harus menerimanya, namun ada prasyarat protokol bagi yang merawat jenazah tersebut, seperti yang dijelaskan oleh petugas Puskesmas Umbulsari tadi. Tegas Kapten Arm Abd Azis.

Sementara itu Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saay kami konfirmasi terkait kegiatan jajarannya tersebut menjelaskan, saya sangat mendukung terjhadapa apa yang dilakukan oleh Muspika Umbulsari terebut, yang utama kita harus menerima saudara kita yang kebetulan terdampak dan meninggal dunia dan dimakamkan dimakam umum diwilayah, masyarakat harus menerima, kemudian kepada petugas memang harus dibekali dengan protokol yang wajib dilakukan, memakai alat pelindung diri (APD) yang memadai, sehingga mereka tidak tertular.

Upaya seperti itu merupakan bagian daripada upaya antisipatif yang harus kita persiapkan sebelumnya, meskipun diwilayah tersebut belum ada yang terdampak, orang yang masuk orang dalam pemantauan (ODP) saja, meskipun belum positif terjangkit covid 19, perawatan dan pemakamannya, petugasnya harus menggunakan APD yang memadai, ini yang harus dipahami bersama, semoga kita semua diselamatkan dari bahaya penularan covid 19 tersebut. Terang Komandan Kodim 0824/Jember. (Siswandi)  

 

 145 total views,  1 views today

Leave a Reply