JEMBER – Seperti yang dilakukan ditempat-tempat lainnya di Kabupaten Jember dalam rangka pencermatan terhadap warga, guna memutus meluasnya rantai penularan covid 19, Muspika Jelbuk Bersama Pukesmas melakukan screening terhadap 188 santri  Pondok Pesantren Mahfilud Dhuror Dusun Krajan Timur Desa Suger Kidul Kec Jelbuk Kabupaten Jember.

Para santri tersebut akan dipulangkan untuk menjalani masa liburan jelang ramadhan dan Idul Fitri, dari 188 orang santri tersebut rata-rata dalam kondisi sehat dan suhu tubuh secara keseluruhan dibawah 38 derajat celcius, sehingga tidak masalah, namun mereka tetap diarahkan untuk mematuhio protokol kewaspadaan, mengisolasi diri dirumah selama 14 hari dan seterusnya.

Menurut Komandan Koramil 0824/26 Jelbuk Kapten Arm Teguh Harianto saat kami konfirmasi menyampaikan, bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya kita Muspika dalam memutus rantai penularan covid 19 di wilayah kecamatan Jelbuk khususnya dan di Kabupaten Jember pada umumnya.

Sata bersama Camat Jelbuk Suryadi, Kapolsek dan Kepala Puskesmas, disamping melakukan screening seperti ini juga melakukan gropyokan kerumah-rumah warga, penyemprotan disinfecktan, sosialisasi protokol kewaspadaan dan lain-lain, kita melakukan secara menyeluruh diseluruh desa di Kecamatan Jelbuk, sebagai wujud kesungguhan kami dalam berupaya ikut memutus rantai penularan covid 19 tersebut agar tidak meluas.

Sementara itu salah satu pengasuh Pondok Pesantren  Mahfilud Dhuror KH Ali Wafa, terkait dengan pelaksanaan screening tersebut, sangat mendukung sekali, kita harus mendukung upata Muspika dan pemerintah dalam memutus penularan covid 19, dan dari hasil pemeriksaan terhadap para santri tadi, Alhamdulillah mereka semuanmya sehat dan suhu tubuhnya dibawah 38 derajat celcius, sehingga mereka bisa pulang dan tetap saya juga pesan kepada mereka untuk mengisolasi diri selama 14 hari, dan mematuhi protokol kewaspadaan.

Menyikapi kegiatan jajarannya tersebut, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin saat kami konfirmasi menyampaikan, Salam hormat kepada KH Ali Wafa, kemudian terkait dengan pelaksanaan screening tersebut merupakan bagian dari tugas tugas kita bersama dalam mencegah meluasnya penularan covid 19.

Semua warga kita lakukan pnerapan pencermatan terutama dilingkungan pondok pesantren karena tempat berkumpulnya banyak santri tentunya memiliki tingkat kerentanan tersendiri, termasuk warga masyarakat yang baru pulang dari luar kota daerah zona merah  maupun dari luar negri, mereka harus menjalani karantina di Jember Sport Garden (JSG) sebagai Posko Karantina di Kabupaten Jember. Tegas Komandan Kodim 0824/Jember.  (Siswandi)

 370 total views,  4 views today

Leave a Reply