JEMBER – Pandemi virus corona yang melanda dunia saat ini, juga melanda seluruh pelosok Kabupaten Jember, hal ini menimbulkan upaya-upaya pemerintah dengan melakukan pencermatan warga dan pembatasan-pembatasan sosial, guna melindungi warga masyarakat dari bahaya mewabahnya penyakit yang diakibatkan oleh virus corona atau covid 19 tersebut.

Kedatangan para santri warga Kecamatan Sumberjambe dari berbagai pondok pesantren diluar Kecamatan juga menjadi perhatian Muspika bersama Puskesmas Sumberjambe dalam melakukan pencermatan, para santri tersebut dipulangkan dalam rangka liburan Puasa Ramadhan dan Idul Fitri, diantaranya seperti yang dilakukan screening pada Sabtu 18/04/2020 terhadap santri Pondok Pesantren Assyifa yang akan pulang.

Sebanyak 201 santriwan dan santriwati dari Pondok Assyfa Desa Cumpedak Kec Sumberjambe tersebut menjalani screening dahulu sebelum dijemput oleh keluarganya, yang dilakukan oleh petugas terpadu dari  Puskesmas Sumberjambe didampingi oleh Koramil 0824/05 Sumberjambe, Polsek Sumberjambe dan personel Kecamatan Sumberjambe.

Terkait kegiatan tersebut, Komandan Koramil 0824/05 Sumberjambe Lettu Inf M Hari Yuwono saat kami konfirmasi menyampaikan, bahwa kali ini kita melakukan pencermatan terhadap para santri yang mau pulang ke rumahnya masing-masing, mereka adalan santri Pondok pesantren Assyfa, yang menjalani liburan.

Saya bersama Camat Sumberjambe dan Kapolsek  memantau jalannya screening yang dilakukan terhadap keseluruhan santriwan dan santriwati ini, sehingga kepulangan mereka tidak beresiko penularan, mereka ada yang pulang disekitaran Jember sini, Ke Malang, Sidoarjo, Banyuwangi dan berbagai kota lainnya, dari hasil  screening rata-rata mereka sehat semuanya dan suhu tubuh dibawah 38 derajat celcius.

Kepada mereka tadi sudah diberikan sosialisasi Kapuskesmas drg Ade S, terkait bahaya penyebaran virus Covid 19, kemudian saya juga memberikan arahan terkait berbagai pembatasan sosial, termasuk physical distancing kepada mereka sehingga mereka memahami  dan mematuhi protokol kewaspadaan yang harus dijalankan, termasuk sesampai dirumahnya nanti mereka kita himbau untuk mengkarantina diri selama 14 hari.

Menyikapi hal tersebut Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dalam konfirmasinya menyampaikan, terima kasih kepada semua unsur yang kompak melakukan kegiatan bersama sebagai upaya dalam mencegah meluasnya penularan covid 19 ini, kepada masyarakat saya selalu mengajak mari kita patuhi protokol kewaspadaan yang ada, sehingga kita semua diselamatkan dari bahaya penularan covid 19 ini. (Siswandi)

 66 total views,  1 views today

Leave a Reply