JEMBER – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Subandi merupakan rumah sakit yang ditunjuk oleh pemerintah untuk melakukan penanganan dan perawatan  penderita  Covid 19, untuk kawasan bagian  timur  Provinsi Jawa Timur.

Pada Selasa 30/06/2020  RSUD dr. Soebandi Jember tersebut menerima kunjungan Tiga Pilar Kabupaten Jember yaitu Bupati Jember Hj Faida, Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin dan Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono, kedatangannya didampingi oleh Kasdim 0824/Jember Mayor Inf Sampak, Waka Polres Jember Kompol Windy Syafutra, Perwira Staf Kodim dan Para Perwira Polres Jember, disambut oleh Wakil Direktur RSUD dr. Soebandi  Ariel Soetyoargo.

Acara diawali dengan paparan Wakil Direktur RSUD dr. Soebandi, terkait penanganan covid 19 di rumah sakit tersebut, serta penyediaaan sarana dan prasarana pelayanan, utamanya dalam rangka menerapkan protokol kesehatan dilingkungan rumah sakit tersebut.

Selanjutnya Bupati Jember Hj Faida dalam sambutannya menyampaikan, bahwa  hari ini daripada bakti sosial dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara yang ke 74 bagaimana dirasakan secara bersama-sama bahwa kebersamaan tenaga Kesehatan dengan Polri, TNI dan Tim lainnya yang selama bulan-bulan dalam  penanganan Covid 19 ini yang kita ketahui bersama  betapa berat perjuangan tenaga medis di rumah RSUD dr. Soebandi dan layanan- layanan kesehatan yang lainnya.

Untuk itu sebagai satu satu rasa empati dan apresiasi kami hadir bersama-sama ke sini dan membawa oleh-oleh sedikit makanan sehat,  minuman agar memberi semangat kepada tenaga medis  di sini. Kita sangat mengapresiasi  kerja keras tim medis dan seluruh jajaran Rumah Sakit Soebandi sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Jember dan sekitarnya membuahkan hasil 50% dari pasien yang dirawat sudah sembuh dan sisanya saya optimis sebentar lagi akan sembuh dan bisa pulang bergabung dengan keluarga di rumah.

Sekali lagi kami sangat mengapresiasi kerja keras tim medis RSUD dr  Soebandi yang sangat kompak dan tangguh dan yang saya syukuri penjagaan diri dengan penggunaan alat pelindung diri (APD) sejak awal masa pandemi ini sangat baik sehingga para tenaga kesehatannya dapat terlindungi dengan baik bahwa risiko ini adalah risiko yang taruhannya nyawa tidak menjadi halangan bagi tenaga medis, untuk melayani pasien dengan sebaik-baiknya pantang menyerah keluhan dan tetap menjalankan tugas secara profesional.

Saat ditanyakan terkait pemberlakukan protokol kesehatan, Bupati Jember menyatakan bahwa secara ilmu dan standarnya ada namun secara aplikasi-aplikasinya menyesuaikan dengan kondisi sosial budaya di wilayah masing-masing, seoerti di Jember ada juga inovasi-inovasi di RSUad dr. Soebandi seperti di ruang tunggu penataan jarak tempat duduk, kursi sudah dikasih tanda silang masih juga di tempati orang antri,  sehingga harus dicopot hal ini sangat bagus.

Namanya juga sayang dan melindungi masyarakat pengunjung rumah sakit dan saya apresiasi kesungguh-sungguhan ini dan ke depan tadi kita kasih masukan untuk pengawas protokol kesehatan covid 19 di rumah sakit untuk lebih giat lagi dan diberi tanda agar masyarakat tahu ini petugas khusus penegak disiplin Protokol Kesehatan Covid 19.

Sementara itu Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin terkait kegiatan tersebut, saat kami konfirmasi usai acara menyatakan, bahwa kunjungannya bersama Bupati dan Kapolres tadi merupakan wujud apresiasi kita kepada para tenaga medis, yang telah mendarma baktikan dirinya bahkan hingganmempertaruhkan  nyawanya, sekaligus sebagai bagian dari Bakti Sosial (Baksos) HUT Bhayangkara ke 74, Dirgahayu Kepolisian Republik Indonesia.

Untuk itu saya tidak bosan-bosannya ikut menghimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, karena disamping untuk keselamatan diri kita juga untuk keselamatan orang lain, bahkan dengan masyarakat mematuhi protokol kesehatan maka akan meringankan tugas para tenaga medis, dan mereka dapat kembali berkumpul dengan keluarganya. Pungkas Komandan Kodim 0824/Jember.  (Siswandi)

 133 total views,  1 views today

Leave a Reply